Senin, 14 Oktober 2013

Komunikasi Interpersonal

DISAMPAIKAN UNTUK PERKULIHANAN
PROGRAM D III KEPERAWATAN
Dosen : SUHARTI SKM M Kes
Oleh : Intan Nur (Indi)
 
         KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Secara kontekstual, komunikasi interpersonal digambarkan sebagai suatu komunikasi antara dua indivudu atau sedikit individu, yang mana individu-individu tersebut secara fisik saling berinteraksi, saling memberikan umpan balik, dan menggunakan beberapa titiok sensor pada tubuh.
Faktor-faktor yang mempermudah dalam
membangun komunikasi interpersonal antaralain:
•         Menciptakan ketertarikan dan menangkap perhatian.
•         Membangun rasa simpati.
•         Pecaya Diri
•         Mengaplikasikan 3 hal penting, yaitu :
–        Bertanya,
–        Mendengarkan, dan
–        Diam
•         Kejujuran dan Empati
•         Optimisme
Ruben mengemukakan tahap – tahap
hubungan interpersonal:
•         Inisiasi
•         Eksplorasi
•         Intensifikasi
•         Formalisasi
•         Redefinisi
-          Deteriorasi
•         Sedangkan  Jalaluddin Rakhmat mengemukakan tiga faktor yang dapat menumbuhkan  hubungan interpersonal
  1. Percaya Diri
  2. Sikap
  3. Sikap terbuka
•         Beberapa faktor yang mempengaruhi komunikasi interpersonal adalah:
  1. Percaya /  trust. Bila seseorang punya perasaan bahwa dirinya tidak akan dirugikan, tidak akan dikhianati,maka orang itu pasti akan lebih mudah membuka dirinya.
  2. Perilaku suportif
  3. Sikap terbuka, kemampuan menilai secara obyektif,kemampuan membedakan dengan mudah, kemampuan melihat nuansa, orientasi ke isi pencarian informasi dari berbagai sumber, kesedihan mengubah keyakinan,profesional dan lain lain.
•         LEMBAR PENGAMATAN KONSELING
FASE ORIENTASI
•         Menyediakan lingkunga fisik yang nyaman
•         Memberikan salam
•         Memperkenalkan  diri
•         Menyambut dengan ramah
•         Menciptakan suasana nyaman
FASE KERJA
•         Duduk menghadap klien
•         Senyum / mengangguk
•         Ekspresi wajah menunjukkan perhatian
•         Tubuh condong kedepan
•         5. Kontak mata ke pasien
•         6. Santai dan sikap bersahabat
•         7. Volume suara
•         8. Intonasi dan kecepatan klien
•         9. Memberi pujian
•         10. Menyampaikan akan privasi pasien
•         11. Memperhatikan tingkah laku verbal maupun non verbal
•         14. Pertanyaan terbuka
•         15. Mendengar aktiv
•         16. Memberi respon
•         17. Memberikan informasi lengkap sesuai kebutuhan pasien
•         18. Menggunakan alat bantu
FASE TERMINASI / EVALUASI
  1. Mengecek pemahaman pasien
  2. Membantu merumuskan masalah
  3. Membantu merumuskan alternatif pemecahan masalah
  4.  Membantu merumuskan langkah masalah
  5. Menunjukkan tempat rujukan
  6. Menjelaskan kunjungan ulang
  7. Mengucap terima kasih atas kunjungan
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar